$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0$source=random-posts

Kisah Isabel, Gadis Timor yang Direnggut Paksa TNI

Tabloidwanita.com - Satu hari pada tahun 1979, hidup berubah selamanya bagi Isabelinha de Jesus Pinto. Anak perempuan itu dipisahkan secara paksa dari kedua orang tuanya. Ia diambil dari tempat tinggalnya di distrik Viqueque, Timor Timor, dan dibawa ke Bekasi, Jawa Barat, untuk diangkat anak oleh seorang tentara Indonesia.

Semula orang tua Isabel menolak putri mereka diadopsi. Tapi, dengan berat hati, setelah menerima ancaman, tawaran adopsi itu akhirnya mereka terima.

Ayah Isabel saat itu masih menyimpan keyakinan, putrinya adalah sosok yang kuat dan pemberani sehingga mampu menghadapi apapun.

Isabel akhirnya menjadi anak angkat sang tentara dan berganti nama menjadi Serlina Sembel.

Di keluarga barunya, Serlina menjadi anak keenam. Ia satu-satunya anak perempuan dalam keluarga sang tentara.

Bukan cuma nama yang berubah, agama pun ikut berganti.

Isabel atau Serlina tak lagi membuat tanda salib sebelum dan sesudah berdoa. Ia berpindah keyakinan, dari Katolik menjadi pemeluk Kristen Protestan.

Masa kecil Serlina tak seperti kebanyakan anak seusianya. Ia tak punya waktu bermain. Ibu dan kelima kakak angkatnya pun kerap memperlakukan dia dengan jahat dan kasar.

Asyiknya menjadi murid sekolah tak dirasakan Serlina. Hari-harinya diisi dengan berjualan es, mencuci piring, dan mencuci pakaian.

Padahal saat Serlina diadopsi, sang tentara berjanji untuk merawat dan menyekolahkannya dengan baik.

Nyatanya, setelah lima tahun berlalu, kehidupan tak kunjung berubah bagi Serlina. Tetap menyedihkan.

Pada 1984, Serlina pindah ke sebuah kota di Sulawesi. Ia tak lagi tinggal bersama orang tua angkatnya, tapi dengan kakek dan nenek angkatnya.

Meski begitu, kepindahan itu hanya membawa sedikit perubahan bagi Serlina. Walau ia jadi mencicipi bangku sekolah, perlakuan buruk tetap ia terima tiap hari.

Angin segar berembus pada 1991. Kehidupan lebih manusiawi mulai ditapaki Serlina, saat tanggung jawab atasnya dipindahtangankan ke sepupu orang tua angkatnya.

Serlina kembali merasa disayangi, tanpa dijahati seperti tahun-tahun sebelumnya.

[caption id="attachment_427" align="aligncenter" width="635"]Isabelina Isabelinha de Jesus Pinto (kedua dari kiri) saat menghadiri peringatan Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa di Cikini, Jakarta, Selasa (30/8). (Foto: CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)[/caption]

Pertemuan dengan sepupunya pada 2009 akhirnya menjadi pintu bagi Serlina untuk bertemu lagi dengan orang tua kandungnya.

Kini Serlina telah kembali menggunakan nama asli pemberian orang tua kandungnya: Isabelinha de Jesus Pinto.

Isabel pun bertransformasi, dari sosok tertindas menjadi pejuang. Ia bergabung bersama sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang hak asasi manusia, Asia Justice and Rights (AJAR).

AJAR mendesak pemerintah Indonesia untuk menyatukan kembali anak-anak Timor Timur (kini Timor Leste) yang diculik dan diambil dari tempat tinggal mereka, dengan keluarganya.

Menurut Isabel, ada ribuan anak-anak Timor Timur yang dipisahkan dari keluarga mereka dan dibawa ke Indonesia pada rentang waktu 1975-1999.

“Sebaiknya mereka (anak-anak Timor Timur yang direnggut paksa) dicari agar bisa bertemu dengan keluarga mereka. Saya mengalami bagaimana berpisah dengan keluarga. Kami bertemu setelah 30 tahun berpisah. Keluarga saya mencari saya,” kata Isabel saat menghadiri peringatan Hari Internasional Korban Penghilangan Paksa di Cikini, Jakarta, Selasa (30/8).

Sepanjang kisahnya, beberapa kali mata Isabel terlihat berkaca-kaca.

Pemerintah, ujar Isabel, juga harus memerhatikan kondisi anak-anak Timor Timur yang menjadi korban penculikan. Sebab banyak di antara mereka diabaikan orang tua angkatnya sehingga kini mengalami kesulitan ekonomi, tak memiliki tempat tinggal layak, dan tak memperoleh akses kesehatan.

Hingga kini, Isabel berupaya sekuat tenaga melupakan lembaran kelam dalam hidupnya.

“Masa buruk itu sudah lewat. Sekarang hidup saya sudah baik,” kata Isabel, bak merapal mantra pengusir mimpi buruk.

Ia menghela napas. Selamanya, luka membekas di hati Isabel. (CNN Indonesia)

 

COMMENTS

Name

Agni Pratistha Arkadewi,1,Agus Harimurti Yudhoyono,1,Ahmad Dhani,7,Ahok,5,Anak-anak,2,Anang Hermansyah,1,Anies Baswedan,1,Annisa Pohan,2,Arab Saudi,1,Ario Kiswinar,1,artikel,2,Ashanty,1,Atiqah Hasiholan,1,Ayu Ting Ting,1,Baby Margaretha,1,Bambang Gentolet,1,Banjir,1,Banjir Jakarta,1,Batman,1,Beauty and The Beast,2,Berita,104,Berita Artis,92,Bigo LIVE,1,Bikini,1,Biskuit,1,Boyolali,1,Bra,2,Buku dan Referensi,5,Bule,1,Bunuh Diri,1,Cinta dan Seks,17,Dan Stevens,1,Dede Sunandar,1,Dewi Persik,1,Diet,2,Diskon dan Promo,3,Disneyland,1,Djarot,1,Dokter Kandungan,3,Donald Trump,1,Dubai,1,Elma Theana,2,Es Krim,1,Facebook,1,Farhat Abbas,1,Fashion dan Gaya,18,Femmy Permatasari,1,Feni Rose,3,Film,3,Film Biru,1,Flora dan Fauna,2,FPI,1,Gal Gadot,1,Gallery,1,Gatot Brajamusti,6,Habib Rizieq,1,Hijab,1,Hotel,1,Hotman Paris Hutapea,1,Ikang Fawzi,2,Indah Dewi Pertiwi,1,India,1,Inul Daratista,3,Iriana Jokowi,1,Isabelinha de Jesus Pinto,1,Isyana Sarasvati,1,Jaket Jokowi,1,Jeje Govinda,1,Jessica Kumala Wongso,4,Julia Perez,9,Kanker Payudara,1,Kanker Serviks,2,Kareena Kapoor,1,Kartu Kredit,1,Kate Middelton,1,Kecantikan dan Kesehatan,33,Kediri,1,Kehamilan,7,Kencan,1,Kesehatan,1,Kesehatan Kaki,1,Kesehatan Kulit,1,Kesehatan Rambut,2,Kim Kardashian,2,Komedo,1,Komik,1,Kroket,1,Kue Mangkuk,1,Lindsay Lohan,1,LivingSocial,1,Luisa Andrea,1,Maia Estianty,4,Majalah Playboy,1,Marah,1,Marcell,1,Maria Ozawa,1,Mario Teguh,3,Marissa Haque,6,Martabak,1,Masturbasi,1,Meggie Diaz,1,Melahirkan,1,Melania Trump,2,Michael Jackson,1,Miss Earth,1,Misteri Kematian Mirna,3,Muhammad Arifin Ilham,1,Mulan Jameela,4,Muncikari Artis,1,Nadine Chandrawinata,2,Narkoba,1,Nia Daniati,1,Nia Ramadhani,1,Nikita Mirzani,11,Nony Krystianti Andilah,1,Noor Tagouri,1,North East Skinny Dip,1,Osteoporosis,1,Payudara,2,Pendidikan Anak,2,Perceraian,1,Pernikahan,2,Persalinan,1,Perut,1,Petamburan,1,Pia Wurtzbach,1,Pramugari,1,Preity Zinta,1,Prostitusi Artis,2,Pussy Bow Blouse,1,Putri Aisyah Aminah,1,Raffi Ahmad,1,Raline Shah,1,Rani Mukherji,1,Rendang,1,Resep dan Kuliner,10,Reza Artamevia,6,Rhenald Kasali,1,Rhoma Irama,2,Ridho Rhoma,5,Robby Abbas,2,Roy Marten,1,Ruben Onsu,1,Rumah Sakit,1,Rumah Tangga,25,Sandiaga Uno,1,Sandra Dewi,1,Sandy Shandoro,1,Seks,2,Senam Kegel,1,Sewa Rahim,1,Shahnaz Haque,1,Shahnaz Sadiqah,1,Single Parent,1,Skip Challenge,1,Sophia Latjuba,1,Soraya Haque,1,Superman,1,Supreet Kaur,1,Susi Pudjiastuti,1,Syahrini,4,Sylviana Murni,1,Sys NS,1,Tas,1,Tas Branded,1,Thailand,1,The Boss Baby,1,Titi Rajo Bintang,1,Transgender,1,Travel,8,Tukul Arwana,1,Tyas Mirasih,1,Uban,2,Udumbara,2,Ustad Al Habsyi,2,Vicky Prasetyo,1,Vidya Balan,1,Wanita Karir,2,Warnet,1,Wayan Mirna Salihin,3,Wonder Woman,1,Zara Zettira,1,Zaskia Gotik,1,Zodiak,1,
ltr
item
TABLOID WANITA: Kisah Isabel, Gadis Timor yang Direnggut Paksa TNI
Kisah Isabel, Gadis Timor yang Direnggut Paksa TNI
http://tabloidwanita.com/wp-content/uploads/2016/09/isabelina2.jpg
TABLOID WANITA
http://www.tabloidwanita.com/2016/09/kisah-isabel-gadis-timor-yang-direnggut.html
http://www.tabloidwanita.com/
http://www.tabloidwanita.com/
http://www.tabloidwanita.com/2016/09/kisah-isabel-gadis-timor-yang-direnggut.html
true
1643712535427385436
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat semua Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS Lihat semua RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago Lebih dari 5 Minggu lalu Followers Follow ARTIKEL INI MENGANDUNG KONTEN DEWASA Share untuk membuka artikel Salin semua kode Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy