$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0$source=random-posts

Kisah Umi Ida Pengikut Setia Rizieq Shihab: Dari Pengajian ke Pengajian, Demo ke Demo

Umi Ida mengikuti demo yang diprakarsai Front Pembela Islam (FPI)
Seorang ibu rumah tangga dengan hijab kuning dan gamis putih duduk di barisan perempuan. Dia siap mengikuti acara 1.000 yasin yang digelar di markas Front Pembela Islam (FPI), Jalan Petamburan III, Jakarta Barat, Kamis (8/6). Sebelum azan Ashar berkumandang, dia sudah berada di lokasi.

Namanya Ida, lebih senang disapa Umi Ida. Usianya 56 tahun. Wajahnya sumringah bisa kembali berkumpul dengan jemaah Petamburan. Dengan hikmat Umi Ida membacakan yasin dan mendoakan pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab yang sedang berada di Arab Saudi. Sesekali raut wajahnya berubah cemas dan sedih ketika membacakan yasin.

Umi Ida memang sudah lama bergabung dan mengikuti setiap kegiatan mereka. Kepada merdeka.com, Umi Ida menceritakan langkah awalnya berjalan mengikuti Habib Rizieq.

Dia masih ingat betul pada medio 2013, saat dikenalkan dengan temannya yang mengikuti pengajian di Petamburan. Saat itu pengajian dilaksanakan dua kali dalam sepekan. Pengajian selalu dipimpin oleh Habib Rizieq.

Dari penuturan Umi Ida, ceramah yang diberikan Rizieq sangat baik, tak ada sedikitpun menyinggung soal suku, agama, RAS dan Antar Golongan (SARA) atau menjelekkan seseorang. Dari situ dia mulai mengikuti jejak dan ajaran Rizieq.

"Beliau mengajarkan soal bagaimana kita mempersiapkan diri di akhirat dan tidak lupa pada akhirat," kata Ida sambil menikmati santapan buka puasa.

Suasana pengajian di Petamburan
Sejak saat itu Ida mulai rajin datang ke setiap pengajian yang dipimpin Habib Rizieq. Termasuk pengajian yang rutin digelar di Petamburan.

Umi Ida menyadari, di luar sana banyak yang membenci Rizieq. Tetapi tidak demikian di mata Umi Ida. Bagi dia, saat Rizieq memberikan ceramah dengan suara lantang dan ceplas-ceplos, itu adalah bagian dari kebaikan. Dalam pandangannya, seorang habib adalah keturunan nabi yang seharusnya dicintai.

"Beliau berarti enggak pernah salah," kata Ida.

Tak cuma pengajian, Ida juga tak pernah sekalipun absen mengikuti seruan turun ke jalan yang diamanatkan Rizieq. Setiap kali aksi bela Islam, dia selalu ikut. Dia bergeming meski suaminya melarang karena takut terjadi sesuatu pada sang istri saat aksi. Benar saja, ketika ikut aksi bela Islam 411 yang berakhir bentrok di depan Istana Negara, Umi Ida terkena gas air mata. Saat itu dia berlari sekencang-kencangnya untuk menghindari kerincuhan. Umi Ida beruntung ditolong seorang pemuda berambut ikal. Tapi dia justru memarahi pemuda itu.

"Pas saya sadar di Pos Polisi dekat monas itu, saya langsung lepasin tangan saya. Ih dia pasti Ahokers, dia enggak pakai baju muslim. Saya malah marahin dia. 'Gue mau perang bela Islam ini malah ditolong'," kata Ida dengan nada tinggi.

Setiap kali Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama menjalani sidang kasus penodaan agama, Ida juga selalu hadir. Dia selalu berada di garda paling depan.

Setiap pagi saat sidang Basuki digelar, Umi Ida melangkah seorang diri dari rumahnya di Pondok Kacang Barat, Ciledug, menuju Ragunan, Jakarta Selatan. Dia tak pernah terpikir bakal kelaparan setiap kali aksi. Makanan selalu melimpah, entah dari mana. Dia hanya berpikir bahwa itu semua datang karena pertolongan Rizieq kepada jemaahnya yang sangat banyak.

Ibu-ibu mengikuti demo yang diprakarsai oleh FPI
Cerita Umi Ida malam itu berakhir seiring bubarnya pengajian di Petamburan. Hari sudah larut dan dia harus pulang ke rumah. Sebab, keesokan harinya, Jumat (9/6) dia akan turun dalam aksi bertajuk bela ulama 96. Tapi kisah Umi Ida belum berakhir di situ. Kami pun kembali bertemu dengan Umi Ida di Masjid Istiqlal yang jadi lokasi utama aksi bela ulama, sekitar pukul 12.00 WIB.

Hari itu dia datang dengan gamis dan kerudung putih, bergabung para alumni aksi 212. Dia menunggu di sisi mobil komando. Wajahnya serius saat menyimak orasi dari mobil komando yang diserukan Presidium Alumni 212 Ustaz Ansufri Sambo. Hatinya cemas, tak bisa tidur, manakala mengetahui tokoh pujaannya, Habib Rizieq, ditetapkan sebagai tersangka dan masuk daftar pencarian orang (DPO) yang dikeluarkan polisi. Umi Ida tak berhenti menangis menatap layar televisi. Dia tidak percaya dengan berita tersebut. Umi Ida ingin mengetahui kabar Rizieq di Arab Saudi.

"Saya langsung telepon si anak laskar FPI nanyain kabar, semoga saja Habib enggak ditangkep," ungkap Umi Ida cemas.

Bagi Umi Ida, mengetahui kabar Rizieq saja belum cukup. Dia tetap sulit tidur dihantui pemberitaan mengenai Rizieq. Bahkan dia sampai jatuh sakit lantaran pemberitaan yang terus menerus mengabarkan Rizieq sebagai tersangka atas kasus chat berkonten pornografi dengan Firza Husein. Tekanan darahnya naik dan dia harus terkapar di tempat tidur selama tiga hari.

"Enggak bisa tidur, sempat nangis. Itu yang enggak punya otak si Firza. Habib pasti dijebak," ucap dia dengan nada kesal.

Aksi hari itu selesai setelah maghrib. Umi Ida dan para alumni 212 berangsur-angsur membubarkan diri. Dan Umi Ida melangkahkan kaki meninggalkan Istiqlal dan kembali ke rumahnya.



Artikel ini pertama dipublikasikan di Merdeka.com dengan judul 'Menjadi Pengikut Habib Rizieq'.


COMMENTS

Name

Agni Pratistha Arkadewi,1,Agus Harimurti Yudhoyono,1,Ahmad Dhani,7,Ahok,5,Anak-anak,2,Anang Hermansyah,1,Anies Baswedan,1,Annisa Pohan,2,Arab Saudi,1,Ario Kiswinar,1,artikel,1,Ashanty,1,Atiqah Hasiholan,1,Ayu Ting Ting,1,Baby Margaretha,1,Bambang Gentolet,1,Banjir,1,Banjir Jakarta,1,Batman,1,Beauty and The Beast,2,Berita,104,Berita Artis,92,Bigo LIVE,1,Bikini,1,Biskuit,1,Boyolali,1,Bra,2,Buku dan Referensi,5,Bule,1,Bunuh Diri,1,Cinta dan Seks,17,Dan Stevens,1,Dede Sunandar,1,Dewi Persik,1,Diet,1,Diskon dan Promo,3,Disneyland,1,Djarot,1,Dokter Kandungan,3,Donald Trump,1,Dubai,1,Elma Theana,2,Es Krim,1,Facebook,1,Farhat Abbas,1,Fashion dan Gaya,18,Femmy Permatasari,1,Feni Rose,3,Film,3,Film Biru,1,Flora dan Fauna,2,FPI,1,Gal Gadot,1,Gallery,1,Gatot Brajamusti,6,Habib Rizieq,1,Hijab,1,Hotel,1,Hotman Paris Hutapea,1,Ikang Fawzi,2,Indah Dewi Pertiwi,1,India,1,Inul Daratista,3,Iriana Jokowi,1,Isabelinha de Jesus Pinto,1,Isyana Sarasvati,1,Jaket Jokowi,1,Jeje Govinda,1,Jessica Kumala Wongso,4,Julia Perez,9,Kanker Payudara,1,Kanker Serviks,2,Kareena Kapoor,1,Kartu Kredit,1,Kate Middelton,1,Kecantikan dan Kesehatan,32,Kediri,1,Kehamilan,7,Kencan,1,Kesehatan,1,Kesehatan Kaki,1,Kesehatan Kulit,1,Kesehatan Rambut,2,Kim Kardashian,2,Komedo,1,Komik,1,Kroket,1,Kue Mangkuk,1,Lindsay Lohan,1,LivingSocial,1,Luisa Andrea,1,Maia Estianty,4,Majalah Playboy,1,Marah,1,Marcell,1,Maria Ozawa,1,Mario Teguh,3,Marissa Haque,6,Martabak,1,Masturbasi,1,Meggie Diaz,1,Melahirkan,1,Melania Trump,2,Michael Jackson,1,Miss Earth,1,Misteri Kematian Mirna,3,Muhammad Arifin Ilham,1,Mulan Jameela,4,Muncikari Artis,1,Nadine Chandrawinata,2,Narkoba,1,Nia Daniati,1,Nia Ramadhani,1,Nikita Mirzani,11,Nony Krystianti Andilah,1,Noor Tagouri,1,North East Skinny Dip,1,Osteoporosis,1,Payudara,2,Pendidikan Anak,2,Perceraian,1,Pernikahan,2,Persalinan,1,Perut,1,Petamburan,1,Pia Wurtzbach,1,Pramugari,1,Preity Zinta,1,Prostitusi Artis,2,Pussy Bow Blouse,1,Putri Aisyah Aminah,1,Raffi Ahmad,1,Raline Shah,1,Rani Mukherji,1,Rendang,1,Resep dan Kuliner,10,Reza Artamevia,6,Rhenald Kasali,1,Rhoma Irama,2,Ridho Rhoma,5,Robby Abbas,2,Roy Marten,1,Ruben Onsu,1,Rumah Sakit,1,Rumah Tangga,25,Sandiaga Uno,1,Sandra Dewi,1,Sandy Shandoro,1,Seks,2,Senam Kegel,1,Sewa Rahim,1,Shahnaz Haque,1,Shahnaz Sadiqah,1,Single Parent,1,Skip Challenge,1,Sophia Latjuba,1,Soraya Haque,1,Superman,1,Supreet Kaur,1,Susi Pudjiastuti,1,Syahrini,4,Sylviana Murni,1,Sys NS,1,Tas,1,Tas Branded,1,Thailand,1,The Boss Baby,1,Titi Rajo Bintang,1,Transgender,1,Travel,8,Tukul Arwana,1,Tyas Mirasih,1,Uban,2,Udumbara,2,Ustad Al Habsyi,2,Vicky Prasetyo,1,Vidya Balan,1,Wanita Karir,2,Warnet,1,Wayan Mirna Salihin,3,Wonder Woman,1,Zara Zettira,1,Zaskia Gotik,1,Zodiak,1,
ltr
item
TABLOID WANITA: Kisah Umi Ida Pengikut Setia Rizieq Shihab: Dari Pengajian ke Pengajian, Demo ke Demo
Kisah Umi Ida Pengikut Setia Rizieq Shihab: Dari Pengajian ke Pengajian, Demo ke Demo
https://1.bp.blogspot.com/-r2uwx4z7NEM/WUJMxoB_lJI/AAAAAAAAH1A/AhCTeZADHWMjxkuPxmaMooetz_bt6sEBgCLcBGAs/s640/umi%2Bida.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-r2uwx4z7NEM/WUJMxoB_lJI/AAAAAAAAH1A/AhCTeZADHWMjxkuPxmaMooetz_bt6sEBgCLcBGAs/s72-c/umi%2Bida.jpg
TABLOID WANITA
http://www.tabloidwanita.com/2017/06/kisah-umi-ida-pengikut-setia-rizieq.html
http://www.tabloidwanita.com/
http://www.tabloidwanita.com/
http://www.tabloidwanita.com/2017/06/kisah-umi-ida-pengikut-setia-rizieq.html
true
1643712535427385436
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts Lihat semua Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS Lihat semua RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des Baru saja 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago Lebih dari 5 Minggu lalu Followers Follow ARTIKEL INI MENGANDUNG KONTEN DEWASA Share untuk membuka artikel Salin semua kode Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy